fbpx

Beberapa hari ini dunia waspada terhadap acaman varian baru COVID-19 Omicron. Di Indonesia kini kita dihantui ancaman GELOMBANG KETIGA.

Berbagai negara mulai mentup gerbang, global supply-chain bakal tercekik, acaman infllasi di depan mata, pertumbuhan stagnan, dan ujungnya pemulihan ekonomi di 2022 urung terjadi.

Bagaimana Omicron bakal mengancam pemulihan ekonomi dunia di tahun 2022…

Berikut 4 skenario hasil prediksi Goldman Sachs:

#1. SKENARIO “SEVERE DOWNSIDE”
“MORE contagious, MORE deadly”

Omicron lebih menular dann lebih mematikan dibanding varian Delta sehingga memicu restriksi/lockdown, consumer fear, inflasi tinggi, dan ekonomi dunia berpotensi kembali mengerut. Mimpi buruk 2020 akan berulang.

#2. SKENARIO “DOWNSIDE”
“MORE contagious, LESS deadly”

Omicron menyebar lebih cepat dan lebih menular dari Delta, tapi lebih tidak mematikan. Ancamannya: pertumbuhan global Q-1, 2022 bakal terpangkas hanya 2% (q-on-q). Pertumbuhan sepanjang 2022: 4%.

#3. SKENARIO “UPSIDE”
“MORE contagious, MUCH LESS deadly”

Tren normalisasi berlangsung: Pertumbuhan sedikit di atas prediksi awal GS dan proses recovery mengalami percepatan.

#4. SKENARIO “FALSE ALARM”
“LESS contagious, LESS deadly”

Tak ada dampak siknifikan terhadap pertumbuhan dan inflasi global. Ekonomi dunia akan rebound.

Semoga gelombang ketiga Omicron tidak terjadi di negeri ini n tahun 2022 betul-betul menjadi “THE YEAR OF HOPE”: ekonomi Indonesia REBOUND n melakukan GIANT LEAP.

Follow    @yuswohady
Follow    @inventureknowledge

Comments to: ANCAMAN OMICRON “4 SKENARIO”

Your email address will not be published. Required fields are marked *