fbpx

Cloud Kitchen adalah ANAK KANDUNG pandemi.

Dilahirkan, dibesarkan, dan menjadi mainstream industri di era pandemi.

Setahun lalu istilah cloud or ghost kitchen masih asing di telinga kita. Namun kini, seperti terlihat pada foto (saya potret di sela2 nggowes tadi pagi), cloud kitchen sudah hadir sampai ke kampung2.

Bisnis cloud kitchen tak hanya dijalankan oleh tech giant sprti Grab n Gojek or oleh startup yg didanai VC asing, tapi sudah digeluti oleh UKM2 dengan operasi hingga ke kolong gang.

Sprti saya tulis dalam buku “Consumer Megashifts 100 Post-Pandemic“, cloud kitchen merupakan bagian dari tiga megashifts di industri resto yaitu:

#1. Resto going OUTDOOR
#2. The fall of DINE-IN, the rise of FOOD DELIVERY
#3. Emergence of FROZEN food & HOMECOOKING.

Dengan adanya megashifts ini maka segmentasi konsumen resto pun berubah drastis. Pasar akan terbelah mjd dua kelompok besar yaitu DINE-IN LOYALIST dan DELIVERY ENTHUSIAST.

Di samping itu konsumen jg semakin peduli kesehatan (CHS: Cleanliness, Healthiness, Safety). Walaupun tetap byk yg mencari EATING EXPERIENCE.

Wajah bisnis resto telah DIACAK-ACAK oleh pandemi.

Welcome to the new era of resto biz.

Follow @yuswohady

Comments to: CLOUD KITCHEN GO MAINSTREAM

Your email address will not be published. Required fields are marked *