COVID-19 akan mengubah wajah kota terutama pusat-pusat kota (downtown) di berbagai belahan dunia.

Ada dua kekuatan besar yang membuat pusat-pusat kota ini berubah sangat drastis. Pertama adalah tren ke arah work from home (WFH) yang dalam beberapa sektor khususnya di knowledge workers bakal permanen pasca pandemi.

Kedua, kepadatan, kerumunan, dan hiruk-pikuk yang dulunya merupakan daya tarik utama pusat kota, kini justru menjadi “aib” karena menjadi medium penularan virus yang sangat massif.

Dampaknya bisa diduga, ketika karyawan semakin bekerja di rumah atau secara remote tak perlu di kantor di pusat kota untuk menghindari penularan, maka ruang-ruang kantor di pusat kota akan berkurang permintaannya.

Itu dari sisi karyawan. Dari sisi perusahan, di masa sulit karena krisis COVID-19 perusahaan akan berupaya asset-light dengan memangkas sebanyak mungkin overhead untuk sewa gedung dan biaya operasional karyawan (transportasi, makan, perjalanan dinas, dll). Untuk sewa kantor mereka akan prefer kantor-kantor di pinggiran kota dengan kapasitas yang tak begitu besar mengingat WFH dan remote working.

Karena ruang kantor tak terus-menerus digunakan oleh karyawan, maka menyewa coworking space dengan konsep rent by the hour akan menjadi solusi menarik bagi mereka.

Comments to: CM #21: Reduced Office Space

Your email address will not be published. Required fields are marked *