fbpx

Dalam buku baru saya “The Rise of COOL+AGILE Brands” saya menulis di prinsip #1:

Every brand will be a DIGITAL brand.
If you’re NOT a digital brand, you will DIE.

Rumusnya: EB = DB

Sebelum pandemi, saya tak berani mengatakan ini. Namun pandemi telah memaksa konsumen BERMIGRASI digital.

Ketika setiap konsumen pada akhirnya adalah DIGITAL CONSUMER, maka setiap brand pun pada akhirnya akan menjadi DIGITAL.

Pada akhirnya perush tak akan bisa lagi “hidup” tanpa adanya perangkat digital.

“Software is EATING the world,”

Itu kata Marc Andresseen pendiri Netscape. Intinya Andressen ingin mengatakan bahwa SOFTWARE telah memporak-porandakan industri konvensional.

Apapun perush Anda, jika tidak mengadopsi digital akan ditelan pesaing-pesaing digital, yang tak lain adalah SOFTWARE COMPANY.

Software akan “memakan” rantai nilai berbagai industri sehingga batas-batas industri menjadi kian kabur.

Ingat…

  • Penjual buku terbesar di dunia saat ini adalah SOFTWARE company bernama Amazon.
  • Hotel terbesar di dunia saat ini adalah SOFTWARE company: AirBnB.
  • Layanan video terbesar di dunia saat ini adalah SOFTWARE company: Netflix.
  • Penguasa industri musik dunia saat ini adalah SOFTWARE company: iTunes, Spotify, dan Pandora.

Apapun bisnisnya, Anda harus siap-siap DIMAKAN software company.

Be DIGITAL brand, or you’ll will DIE…

Follow @yuswohady

Get the book bit.ly/inventure-cab

Comments to: DIGITAL is the OXIGEN of EVERY BUSINESS

Your email address will not be published. Required fields are marked *