Salah satu ciri org Indonesia 🤣 adl belum kreatif klo belum KEPEPET.

Blessing in disguise, kondisi kepepet membuahkan berkah krn inovasi2 luar biasa bisa lahir dr kondisi kepepet.

Hal ini misalnya dilakukan oleh Bandara Ngurah Rai Bali dgn memberikan layanan pengambilan foto dan video di bbrp lokasi menarik di Bandara.

Di tengah pendapatan Aero (layanan ke Airlines) yg paceklik di masa pandemi, tak ada pilihan lain kecuali pendapatan dr bisnis Non-Aero (sprti: land banking, rental space, or tenant retail) pun hrs genjot.

Melalui inovasi layanan ini, momen pre-wedding or kebersamaan keluarga/teman bisa diabadikan di lokasi2 strategis di area bandara. Padahal kita tahu, bandara adl obyek vital negara yg tak bisa sembarangan diakses publik.

Menarik, krn adanya himpitan pandemi, perusahaan besar pun kini dipaksa utk AGILE agar tetap survive. “Finally, the giant LEARN to DANCE.”

Ingat, AGILITY is the MOST valuable asset in the pandemic.

Corona tak seluruhnya berdampak buruk bagi perusahaan. Corona justru “berjasa” melahirkan pemain2 bisnis yg FASTER, STRONGER, SMARTER.

Corona justru mjd “kawah candradimuka” bagi pemain2 tangguh dgn menciptakan kondisi KEPEPET.

Semakin KEPEPET.
Semakin INOVATIF.

Jadi pengin #nyolek@mawaluddin@daengacid

Follow @yuswohady@inventureknowledge
www.yuswohady.com

Sumber foto: beritasatu.com

Comments to: MAKIN KEPEPET MAKIN INOVATIF

Your email address will not be published. Required fields are marked *