Digital adalah solusi paripurna bagi kota di tengah ancaman pandemi yang kini mengintai setiap saat.

Salah satu kunci Seoul berhasil melewati wabah COVID-19 adalah karena digital readiness-nya. Hingga kini jumlah terinfeksi di Seoul sebanyak 924, dimana 627 di antaranya sembuh, dan hanya 4 orang yang meninggal.

Kunci keberhasilan kota ini terletak pada prinsip “citizens as mayor”, dimana setiap warga kota diperlengkapi perangkat digital yang memungkinkan mereka mengakses informasi kasus setiap warga secara real time. Berbekal informasi tersebut warga kota bisa melakukan berbagai tindakan pencehgahan untuk menghindari penularan.

Itu peran digital selama pandemi. Pasca pandemi, digitalisasi kota juga ampuh menangkal datangnya wabah di kemudian hari.

Ecommerce dan digitalisasi ritel akan mendorong warga berbelanja dengan sesedikit mungkin melakukan kontak fisik. Apalagi jika hal ini diikuti dengan layanan contactless delivery dengan memanfaatkan loker-loker di berbagai pelosok kota.

Begitu juga konsep cashless city dimana penggunaan uang kertas dan logam diminimalisir. Seperti diketahui uang kertas dan logam adalah salah satu sumber penularan virus yang cukup mengkhawatirkan.

Remote working dan WFH yang dimungkinkan karena adanya platform digital juga akan membantu warga kota dalam menghindari penyebaran wabah. Begitu juga online learning bisa mencegah penularan dengan sangat signifikan karena aktivitas kerumunan siswa di sekolah bisa dihindari.

Digital city is the ultimate solution for the pandemic.

Comments to: Megashifts #10: Digital City

Your email address will not be published. Required fields are marked *